mindo ‘s blog

blog bebas exxpressiiii,

bagi kamu penggemar naruto shippuden

bagi kamu penggemar naruto shippuden ayo download sekarang karena saya nyediain link untuk kamu kamu

dijamin takkan nyesel bagi  kamu yangg ngefans berat ama naruto Website: http://www.animekawa.com

Juli 29, 2008 Posted by | naruto free download | | 1 Komentar

antivirus free download kaspersky

antivirus free download

kaspersky antivirus adalah salah satu antivirus terbaik diantara
semua antivirus yang telah diciptakan
kaspersky mempunyai kekuatan deteksi yang sangat kuat
terhadap virus ,trojan maupun worm download dengan link ini
http://www.gold-software.com/KasperskyAnti-VirusPersonalPro-file2453.html

Juni 5, 2008 Posted by | free download | | 1 Komentar

tools sms gratis lewat internet

mau sms gratis lewat internet gampang bagi kamu yang kere kere

kayak saya kamu bisa sms gratisan disini sepuasnya sampe bosan

tanpa daftar

namanya adalh TT massanger hanya memiliki 3.83 MB

baguskan lgian gampang instalnya

ini dia linknya

http://www.download.com/SMS-Tools/3150-10440_4-0.html

liat disana TT massanger and klik download nah tinggal nunggu downloadnya dan install gampang kan

Juni 5, 2008 Posted by | free download | | 3 Komentar

Pendekar Wanita dari Tanah Batak

[sebuah cerpen unik]

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang pendekar wanita, Butet. Sebelum lulus dari Pandapotan silat, ia harus menempuh ujian. Agar bisa berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan berlatih. Saat di perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu setempat.

Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung ayam sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan gayanya yang Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah makan tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak gampang Hutagaol dengan sembarang orang.

Naibaho ikan gurame yang dibakar dengan Batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan Nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan.

Ternyata jalan kesana berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak Pohan. Kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa di antaranya ada yang Simatupang diterjang badai semalam.

Begitu sampai di atas gunung, Butet berujar, “Wow, Siregar sekali hawanya.” Berbeda dengan kampungnya yang Panggabean.
Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan, sambil diiringi Riama musik dari mulutnya. Sejauh Simarmata memandang, warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang Girsang, semuanya Singarimbun. Tampak di seberang, lautan dan ikan Lumban-lumban.

Terbawa suasana, mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukannya hanyalah bekas kolam ikan yang akan di-Hutauruk dengan Tambunan tanah. Akhirnya, dia memutuskan untuk berjalan-jalan di pinggir hutan saja, yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiur melambai kayak di pantai.

Sedang asyik-asyiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh seekor ular yang sangat besar. “Sinaga!” teriaknya ketakutan sambil lari Sitanggang-langgang. Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga bibirnya Sihombing.
Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan. Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia harus Togar.

Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk melakukan pengobatan.
Tabib tergopoh-gopoh Simangunsong di pintu untuk menolongnya. Tabib bilang, bibirnya harus di-Panjaitan. “Hm, biayanya Pangaribuan,” kata sang tabib setelah memeriksa sejenak.

“Itu terlalu mahal. Bagaimana kalau Napitupulu saja?” tawar si Butet.

“Napitupulu terlalu murah. Pandapotan saya kan kecil”.

“Jangan begitulah. Masa’ tidak Siahaan melihat bibir saya begini?” Apa saya mesti Sihotang, bayar belakangan? Nggak mau kan?”

“Baiklah, tapi pakai jarum yang Sitompul saja,” sahut sang mantri agak kesal.

“Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe. Saragih sedikit tidak apa-apalah.”

Malamnya, ketika sedang asyik-asyiknya berlatih sambil makan kue Lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia Bonar-Bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di semak-semak dan tiba-tiba berbunyi “Poltak!” keras sekali.

“Ada Situmorang?” tanya Butet sambil memegang tongkat seperti stik Gultom erat-erat untuk menghadapi Sagala kemungkinan. Terdengar suara pelan, “Situmeangggg”.

“Sialan, cuma kucing,” desahnya lega. Padahal dia sudah sempat berpikir yang Silaen-laen.

Selesai berlatih, Butet pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang tentang Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah Purba yang berbulu lebat.

Keesokan harinya, Butet kembali ke Pandapotan. Di depan ruang ujian dia membaca tulisan: “Harahap tenang! Ada ujian.”

“Wah telat, emang udah jam Silaban sih”. Maka Siboro-boro dia masuk ke ruangan sambil menyanyi-nyanyi. Di-Tigorlah dia sama gurunya, ”Butet, kau jangan Siringo-ringo ribut! Bikin kacau konsentrasi temanmu.”

Butet dengan tanpa Malau-Malau langsung Sijabat tangan gurunnya, “Nggak Pakpahan guru? Sekali-sekali.”

Akhirnya, luluslah Butet dan menjadi orang yang disegani karena mengikuti wejangan guru Pandapotan-nya untuk selalu “Simanjuntak gentar, Sinambela yang benar!” []

Dikutip dari http://emonkumis.multiply.com/ Mohon maaf dan izin kepada penulis “cerpen plesetan marga & nama Batak” ini, BatakNews sengaja mengganti judulnya. Tapi isinya sama sekali nggak diubah kok. Terima kasih banyak, cerita anda akan menghibur banyak orang yang lagi stress.

Juni 3, 2008 Posted by | humor | | Tinggalkan komentar

kesaksian kesaksian

saya mendapatkan suatu artikel tentang kesaksian seeorang domingus yang menceritakan pengalamannya disini

ini dia kesaksiannya    …… saya hanya menyebarkan

taken from : [email]elia-stories@yahoogroups.com[/email]
(subscribe : [EMAIL=elia-stories-subscribe@yahoogroups.com]elia-stories-subscribe@yahoogroups.com[/EMAIL])

“Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.” Yohanes 5:21

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan, dalam kesempatan ini saya akan bersaksi tentang peristiwa kematian dan kehidupan yang saya alami pada tanggal 15 Desember 1999. Peristiwa ini juga merupakan suatu tragedi bagi yayasan Doulos, Jakarta dimana STT Doulos ada di dalamnya dan saya adalah mahasiswa yang tinggal di asrama. Sebelum penyerangan dan pembakaran Yayasan Doulos tanggal 15 Desember itu, beberapa kali saya mendapat mimpi-mimpi sebagai berikut:

Minggu, 12 Desember 1999, saya bertemu dengan Tuhan Yesus dan malaikat, saya terkejut dan bangun lalu berdoa selesai saya tidur kembali.

1.. Senin, 13 Desember 1999, saya bermimpi lagi, dengan mimpi yang sama.

2.. Selasa, 14 Desember 1999, dalam mimpi saya bertemu dengan seorang pendeta pada suatu ibadah KKR, isi khotbah yang disampaikan mengenai akhir zaman, adanya penganiayaan dan pembantaian.

3.. Rabu, 15 Desember 1999, kurang lebih pukul 08.00 pagi, saya mendapatkan huruf “M” dengan darah di bawah kulit pada telapak tangan kanan saya. Dalam kebingungan dan sambil bertanya-tanya dalam hati, apakah saya akan mati? Saya bertanya kepada teman-teman dan pendapat mereka adalah bahwa kita akan memasuki millennium yang baru. Walaupun pendapat mereka demikian saya tetap merasa tidak tenang serta gelisah karena dalam pikiran saya huruf “M” adalah mati, bahwa saya akan mengalami kematian. Saya hanya bisa berdoa dan membuka Alkitab. Sekitar pukul 15.00 saya membaca firman Tuhan dari Kitab Yeremia 33:3 “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab Engkau.” Dan pada pukul 18.00, tanda huruf “M” di telapak tangan saya sudah hilang.

#Kampus dan Asrama Mahasiswa Doulos Diserang#

Pada malam hari tanggal 15 Desember 1999. kegiatan berlangsung biasa di dalam asrama kampus STT Doulos. Sebagian mahasiswa ada sedang belajar, yang lain memasak di dapur dan ada pula yang sedang berdiam. Saya sendiri sedang berbaring di kamar. Kurang lebih jam 21.00 malam itu, saya dibangunkan oleh seorang teman sambil berteriak: “Domi, bangun, kita diserang!” Saya langsung bangun dalam keadaan panic, saya langsung berlari ke halaman kampus dan melihat sebagian kampus kami yang telah terbakar. Saat itu saya berkata kepada Tuhan: “Tuhan, saya mau lari kemana? Tuhan, kalau saya lari lewat pintu gerbang depan pasti saya dibacok.”

Sementara pikiran saya bertambah kalut ketika teringat akan tanda huruf “M” yang diberikan pada tangan saya. “Tuhan, apakah saya akan mati?” Saya menoleh ke belakang, ada beberapa teman sekamar yang lari menyelamatkan diri masing-masing.

Di belakang kampus kami dikelilingi pagar kawat duri setinggi 2 meter, saya tidak bisa melompat keluar dengan cara mengangkat kawat itu. Dengan tangan sedikit terluka akhirnya saya pun dapat keluar.

Kami sudah berada di luar pagar dengan keadaan takut dan gemetar karena di sana terdapat massa atau orang banyak yang tidak dikenal, mereka membawa golok, pentungan, batu dan botol berisi bensin atau Molotov. Kemudian kami berpisah dengan teman-teman, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka.

Saya lari menuju kos kakak tingkat semester 10, yang letaknya tidak jauh dari kampus. Sementara saya berlari, saya tetap berdoa kepada Tuhan: “Tuhan berkati saya, ampuni dosa dan kesalahan saya.” Setiba di rumah kos itu, saya mengetuk pintu sebanyak 2 kali tetapi tidak ada yang membukakan pintu.

Ternyata di belakang saya ada 4 teman mahasiswi yang juga lari mengikuti dari belakang. Mereka memanggil saya: “Domi, ikut ke rumah kami” tetapi saya berkata kepada mereka, “biar saya bersembunyi di sini.” Masih berada di depan rumah kos tersebut, saya berdoa lagi “Oh.. Tuhan, apakah malam ini saya akan mati? Ampuni dosa dan kesalahan saya.”

#Ditangkap oleh Massa#

Saya mengetuk pintu lagi, tetapi tidak ada orang yang menjawab, saya berdoa kembali: “Tuhan.. ini hari terakhir untuk saya hidup.” Terdengar suara massa yang semakin mendekat kepada saya. Mereka berkata: “Itu mahasiswa Doulos, tangkap dia!” Ada juga yang berteriak: “Bantai dia, tembak!”
Seketika itu saya ditangkap dan saya hanya bisa berserah kepada Tuhan sambil berkata: “Tuhan saya sudah di tangan mereka, saya tidak bisa lari lagi.”

Kemudian tangan saya diikat ke belakang dan mata saya ditutup dengan kain putih. Saya tetap berdoa dalam keadaan takut dan gemetar: “Tuhan ampuni dosa saya, pada saat ini Engkau pasti di samping saya.” Tiba-tiba ada suara terdengar oleh saya entah dari mana, yang berkata: “Jangan takut, Aku menyertai engkau, Akulah Tuhan Allahmu.” Setelah mendengar suara itu, rasa ketakutan dan kegentaran hilang, karena saya sudah pasrahkan kepada Tuhan.

#Penganiayaan dan Kematian#

Mereka membawa saya ke tempat yang gelap, saya dipukuli dan ditendang. Saya dihadapkan dengan massa uang jumlah orangnya lebih banyak, saat itu mereka ragu, apakah saya mahasiswa Doulos atau warga sekitarnya. Sebagian massa ada yang terus mendesak untuk memotong dan membunuh saya.

Saya berdoa lagi: “Tuhan, fisik saya kecil, kalau saya mati, saya yakin masuk sorga. Saat ini saya serahkan nyawa saya ke dalam tangan kasih-Mu, ampunilah mereka.” Saat itu kepala saya dipukul dari belakang dan terjatuh di atas batu, saya tidak sadar akan apa yang terjadi lagi.

#Roh Saya Keluar Dari Tubuh#

Kemudian … roh saya terangkat keluar dari tubuh saya, roh saya berbentuk seperti orang yang sedang start lari atau sedang jongkok, lalu lurus seperti orang yang berenang kemudian berdiri. Roh saya melihat badan saya dan berkata: “Kok badan saya tinggal” (sebanyak dua kali). Roh saya berdiri tidak menyentuh tanah dan tidak tahu mau berjalan kemana, karena di sekeliling saya gelap gulita, kurang lebih lima detik, roh saya berkata:
“Mau ke mana?”

#Lima Malaikat Datang Menjemput Saya#

Saat itu ada lima malaikat datang kepada saya, dua berada di sebelah kiri, dua di sebelah kanan dan satu malaikat berada di depan saya. Tempat yang tadinya gelap gulita telah berubah menjadi terang dan saya sudah tidak dapat melihat badan saya lagi. Roh saya dibawa oleh malaikat-malaikat tersebut menuju jalan yang lurus, dan pada ujung jalan itu sempit seperti lubang jarum. Roh saya berkata: “Badan saya tidak dapat masuk.” Tetapi malaikat yang di depan saya bisa masuk, lalu roh saya berkata lagi: “Badan rohani saya kecil pasti bia masuk.” Kemudian roh saya masuk melalui lubang jarum tersebut.

“Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.” Lukas 16:22

#Berada di Dalam Firdaus#

Saat itu saya sudah berada di dalam sebuah halaman yang luas. Halaman itu sangat luas, indah dan tidak ada apa-apa. Roh saya berkata: “Kalau ada halaman pasti ada rumahnya.” Tiba-tiba saat itu ada rumah, saya dibawa masuk ke dalam rumah tersebut dan bertemu dengan banyak orang di kamar pertama. Roh saya berkata: “Ini orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, mereka ditempatkan di sini.” Mereka sedang bernyanyi, bertepuk tangan, ada yang berdiri, ada yang duduk dan ada yang meniup sangkakala.

“Di rumah Bapaku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Yohanes 14:2

#Dibawa ke Ruangan Selanjutnya#

Saya dibawa oleh malaikat-malaikat ke kamar selanjutnya atau kedua, sama dengan kamar yang pertama, hanya disini roh saya melihat orang-orang dengan wajah yang sama dan postur tubuh yang sama. Kemudian saya dibawa lagi ke kamar yang ketiga, yang sama dengan kamar yang pertama. Dan roh saya berkata: “Ini orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, ditempatkan di sini.” Lalu roh saya dibawa ke kamar yang keempat yaitu kamar yang terakhir, pada saat ini saya hanya sendiri, tidak disertai oleh malaikat-malaikat tadi. Kamar itu kosong, lalu roh saya berkata: “Ini penghakiman terakhir, saya masuk sorga atau neraka.”

“Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Eloim sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Eloim? Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?” 1 Petrus 4:17-18

#Bertemu dengan Tuhan Yesus#

Kemudian roh saya berjalan tiga sampai empat langkah, di depan saya ada sinar atau cahaya yang sangat terang seperti matahari, maka roh saya tidak dapat menatap. Saya menutup mata dan terdengar suara: “Berlutut!” Seketika itu roh saya berlutut, terlihat sebuah kitab terbuka dan dari dalamnya keluar tulisan yang masuk ke mata saya yang masih tertutup, tulisan timbul dan hilang terus menerus, roh saya berkata: “Tuhan…! ini perbuatan saya minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu. Saya melakukan yang jahat dan saya tidak pernah mengaku dosa pribadi, sehingga Engkau mencatatnya di sini.”

“Tuhan…! Saya ingin seperti saudara-saudara di kamar pertama, yang selalu memuji dan memuliakan Engkau. Tuhan…! Saya tahu Engkau mati di atas kayu salib untuk menebus dosa saya, saya rindu seperti saudara-saudara yang berada di kamar pertama, kedua dan ketiga yang selalu memuji-muji Engkau.”

Sesudah itu tulisan yang keluar dari kitab itu hilang, buku manjadi bersih tanpa tulisan, kemudian buku itu hilang dan sinar yang terang itupun hilang dan ada suara berkata: “Pulang! Belum saatnya untuk melayani Aku.”

Saya melihat-lihat dari mana arah suara itu datang, saya melihat ada seorang di samping kanan. Orang tersebut badan-Nya seperti manusia, rambut hingga ke lehernya bersinar terang. Jubah-Nya putih hingga menutupi kedua tangan-Nya dan bawah jubah-Nya menutupi kaki-Nya. Ia menunggangi seekor kuda putih dengan tali les yang putih. Lalu roh saya berkata: “Ini Tuhan Yesus, Dia seperti saya, Dia Eloim yang hidup.”

“Lalu aku melihat sorga terbuka; sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar” Ia menghakimi dan berperang dengan adil.” Wahyu 19:11

Kemudian Tuhan Yesus tidak nampak lagi dan seketika itu roh saya dibawa pulang ke dalam tubuh saya. Saat itu juga ada nafas, ada pikiran dan saya berpikir, tadi saya bersama dengan Tuhan Yesus. Setelah itu saya mencoba beberapa kali untuk bangun dan mengangkat kepala, tetapi tidak bisa, terasa sakit sekali, saya baru sadar bahwa leher saya telah dipotong dan hampir putus, kemudian saya dibuang ke semak-semak dengan ditutupi daun pisang. Saya merasa haus, lalu menggerakkan tangan mengambil darah tiga tetes dan menjilatnya, lalu badan saya mulai bergerak.

Saya berdoa: “Tuhan, lewat peristiwa ini saya telah bertemu dengan Engkau, dan Engkau memberikan nafas dan kekuatan yang baru sehingga aku hidup kembali, tapi Tuhan, Engkau gerakkan orang supaya ada yang membawa saya ke rumah sakit.”

Tuhan menjawab doa saya, malam itu ada orang yang mendekati saya dengan memakai lampu senter, lalu bertanya: “Kamu dari mana?” Saya tidak bisa menjawab, karena saya tidak dapat berbicara lewat mulut, tidak ada suara yang keluar, hanya hembusan nafas yang melalui luka-luka menganga pada leher. Kemudian orang tersebut memanggil polisi.

Puji Tuhan! Dikira sudah meninggal tetapi masih hidup. Mereka mengira saya sudah meninggal, mereka mengangkat dan membawa saya ke jalan raya. Kemudian polisi mencari identitas atau KTP saya, ternyata tidak ditemukan. Tanpa identitas, mereka bermaksud membawa saya ke sebuah rumah sakit lain, tetapi saya ingat kembali akan suara Tuhan dan takhta-Nya di sorga, ternyata ada kekuatan baru dari Tuhan Yesus yang memampukan saya dapat berbicara.
Tiba-tiba saya berkata: “Nama saya Dominggus, umur saya 20 tahun, semester III, tinggal di asrama Doulos, saya berasal dari Timor.”

Orang-orang yang sedang melihat dan mendengar saya, berkata: “Wah, dia dipotong dari jam berapa? Sekarang sudah jam 02.30 pagi, tapi dia masih hidup.”

#Perjalanan ke Rumah Sakit UKI#

Kemudian mereka memasukkan saya ke dalam mobil dan meletakkan saya di bawah. Saya tetap mengingat peristiwa ketika Tuhan Yesus dianiaya. Sementara mobil meluncur dengan kecepatan tinggi, saat melewati jalan berlubang atau tidak rata mobilpun berguncang dan saya merasa sangat sakit sekali pada luka di leher. Saya katakan kepada Tuhan: “Tuhan, apakah saya dapat bertahan di dalam mobil ini? Tuhan ketika Engkau di atas kayu salib, Engkau meminum cuka dan empedu, tetapi saya menjilat darah saya sendiri karena tidak ada orang yang menjagai saya.”

Saya membuka mata, ternyata memang tidak ada seorangpun yang menjagai saya, hanya seorang supir. Tetapi saya melihat beberapa malaikat berjubah puith menjaga dan mengelilingi saya. Saya katakan: “Tuhan ini malaikat-malaikat pelindung saya, mereka setia menjagai.” Saya harus berdoa agar tetap kuat.

#Perawatan di Rumah Sakit#

Setiba di rumah sakit, suara saya dapat normal kembali. Saya dapat berbicara dan bertanya kepada perawat: “Bapak saya mana?” perawat RS bertanya kepada saya: “Bapakmu siapa?” Saya jawab: “Bapak Ruyandi Hutasoit.” Ketika Bpk. Ruyandi menemui saya, ia berkata: “Dominggus.. leher kamu putus!” Jawab saya: “Bapak doakan saya, sebab saya tidak akan mati, saya telah bertemu dengan Tuhan Yesus.” Lalu Bpk. Ruyandi mendoakan dan menumpangkan tangan atas saya.

Setelah itu saya mendapat perawatan, seorang dokter ahli saraf hanya menjahit kulit leher saya, karena luka bacokan sudah menembus sampai ke tulang belakang leher, sehingga cairan otak mengalir keluar, saluran nafas dan banyak saraf yang putus. Kemudian saya dirawat tiga hari di ruangan ICU dan selama perawatan saya tidak diberikan transfusi darah pendapat dokter pada saat itu adalah bahwa saya akan mati dan saya tidak diharapkan hidup, mengingat cairan otak yang telah keluar dan infeksi yang terjadi pada otak, yang semua itu akan menimbulkan cacat seumur hidup.

#Mukjizat Kesembuhan Terjadi#

Tanggal 19 Desember 1999 dengan panas badan 40°C dan seluruh wajah yang bengkak karena infeksi, saya dipindahkan keluar dari ruang ICU, dikarenakan ada pasien lain yang sangat memerlukan dan masih mempunyai harapan hidup yang lebih besar daripada saya.

Pada malam hari, roh saya kembali keluar untuk kedua kali dari tubuh saya, roh saya melihat suasana kamar dimana saya dirawat dan kemudian roh saya berjalan sejauh kurang lebih dua atau tiga kilometer dalam suasana terang di sekeliling saya. Tiba-tiba ada suara terdengar oleh saya: “Pulang..pulang…!”

Seketika itu juga, roh saya kembali ke dalam tubuh saya, suhu tubuh menjadi normal dan tidak ada lagi infeksi. Kemudian terdengar bunyi seperti orang menekukkan jari-jari pada leher saya, lalu otot, tulang, saluran nafas dan saraf-saraf tersambung dalam sekejab mata, saya merasa tidak sakit dan dapat menggerakkan leher. Sesudah itu saya diberi minum dan makan bubur.

Saya sudah hidup kembali, dengan kesehatan yang sangat baik. Puji Tuhan!
Keluar dari Rumah Sakit dalam Keadaan Sembuh Total

Saya berada di rumah sakit sejak tanggal 16 Desember 1999 dini hari dan keluar dari rumah sakit pada tanggal 29 Desember 1999, dengan berat badan normal dibanding dua minggu yang lalu karena banyak darah dan cairan yang telah keluar. Saya telah sembuh sempurna, tanpa cacat, tanpa perawatan jalan, saya hidup kembali dengan normal.

“Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau sungguh Eloim yang hidup dan ajaib, terpujilah nama-Mu kekal sampai selamanya, amin!” __________________
There is a story living in us that speaks of our place in the world. It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves.

Juni 3, 2008 Posted by | bacaan alkitab | , | Tinggalkan komentar

Banyak Receh dalam Kolekte

Banyak Receh dalam Kolekte

Satu alasan mengapa begitu banyak uang receh dalam kolekte Gereja adalah karena tidak ada lagi mata uang yang lebih kecil daripada uang receh.

Juni 3, 2008 Posted by | humor | | Tinggalkan komentar

Cegah Satwa Punah

 

 

Cegah Satwa Punah
Sudah banyak satwa yang telah punah, lantas kenapa kita tidak mulai menjaga kelestarian alam kita ini? apakah anda tidak merasa sedih, bahwa Harimau Jawa, Harimau Bali, dan Dinosaurus telah punah dari Bumi kita ini? Mari bersama-sama melindungi satwa-satwa yang hampir punah seperti Orang Utan, Penyu Laut, Kuda Nil, Kura-kura dalam perahu, Singa, Harimau putih, Babi Rusa, Anoa, Jalak, Burung Merak, Ikan Tukul Arwana, Komodo (pasta gigi anak-anak), ikan teri, dan binatang lainnya.

Ingatlah!! Kita harus belajar menyukai binatang, karena rasanya lezat

Hehehe cuma becanda koq. Mari bersama-sama menjaga Bumi kita yang tercinta ini. Jangan sampai gara-gara kepentingan pribadi Bumi kita ini hancur. Lindungi alam, lindungi satwa, lindungi flora. Lindungi apa yang bisa anda wariskan ke anak cucu anda kelak. Semoga kita semakin sadar dan merasa bertanggung jawab untuk menjaganya.

Post dibawah nggak usah dibaca, pasti bakal pusing bacanya🙂

Berikut ini adalah teknik 530 hitam, karena berhubung pemegang keyword “Cegah Satwa Punah” adalah domain dot com, susah untuk ditandingi. Semoga aku bisa menang… Mari bertarung🙂

Juni 2, 2008 Posted by | humor | | Tinggalkan komentar

Berita Unik tentang Jepang

Berita Unik tentang Jepang

Filed under: Jepang – Berita unik — nyoman.oketo @ 7:01 pm

Rampok Restoran Jepang Bayar Dulu Sebelum Kabur

Kejadian ini terjadi tahun 2006, di kota Osaka. Pembeli yang sebelumnya telah menghabiskan semangkok mie sebelum laki-laki itu lalu mengeluarkan pisau dan memaksa pelayan menyerahkan uang kas sebesar 46 ribu yen. Pelayan itu meminta perampok itu membayar makanannya dulu, dan dia memberi seribu yen dan menunggu hingga menerima kembalian 100 yen sebelum kabur.

Organisasi Suami sayang Istri

Organisasi ini didirikan oleh Kiyotaka Yamana, pengusaha berusia 45 tahun di Kawasaki, bercerai karena istrinya tidak tahan karena alasan suami yang terlalu banyak bekerja. Bersumpah tidak akan mengulangi kesalahan yang sama ketika menikah untuk yang kedua kalinya. Kalau di Indonesia ada Hari Ibu, di sini ada Hari Sayang Istri yang diperingati dengan pulang kerja lebih awal dan menunjukkan rasa terima kasih mereka kepada istri.

Dalam situsnya kelompok ini menyebutkan : “Banyak pria yang tidak dapat mengungkapkan rasa terima kasih kepada istri mereka lewat kata-kata. Pekerjaan adalah nomor satu bagi mereka,” dan salah satu anggota organisasi itu menulis: “Walaupun kadang kita bertengkar, saya merasa sangat bahagia bersamamu.”

Mei 31, 2008 Posted by | berita baru | | Tinggalkan komentar

Minyak di Bawah 129 Dollar AS

Minyak Turun Lagi
 
 
 

 Harga minyak mentah kembali turun, pada perdagangan di pasar Asia, Rabu (28/5), harga emas hitam itu jatuh dibawah 127 dollar AS, seiring kekhawatiran anjloknya permintaan energi saat libur musim panas ini di Amerika Serikat akibat tingginya hara bensin.

AS merupakan negara pengkonsumsi energi terbesar di dunia dan fluktuasi yang terjadi di negeri Uwak Sam itu bisa mempengaruhi harga minyak internasional.

Dalam perdagangan sore di Singapura, minyak jenis light sweet untuk pengiriman Juli turun 2,15 dollar AS  menjadi 126,70 dollar AS per barrel.

Dalam perdagangan di New York Mercantile Exchange, Selasa (27/5) waktu setempat, minyak turun 3,34 dollar AS untuk berada di 128,85 dollar AS per barrel.

 

Mei 28, 2008 Posted by | berita baru | , | 1 Komentar

Iklan Internet, Pasar yang Menjanjikan?

Perusahaan riset Kelsey Group memperkirakan, sebelum tahun 2008, dana sebesar $3,8 miliar akan berpindah dari Yellow Pages ke iklan online. Hal ini disebabkan Yellow Pages terkesan usang dan kuno. Pencari iklan dibuat susah dan membuang waktu banyak membolak-balik buku tebal hanya untuk mencari nomor telpon restoran atau agen tiket perjalanan. Melalui online, orang akan lebih mendapatkan informasi-informasi seperti itu. Hampir 1 miliar orang di dunia terhubung di internet. Pengguna saling berbagi ilmu pengetahuan, interaksi sosial, reputasi online, mencari materi sekolah, lowongan kerja, atau sekadar iseng menghabiskan waktu luang. Integrasi ini semakin lama menjadi kekuatan kolektif yang belum pernah dikenal manusia sebelumnya. Situasi ini tidak berlebihan jika disebut sebagai revolusi komunikasi dan informasi global.

Gejala baru yang tampak menonjol adalah pemanfataan file-sharing, blog, situs yang dapat disunting beramai-ramai bernama Wiki dan layanan jejaring sosial seperti MySpace serta Meetup Inc., yang membantu setiap orang mulai dari penggemar kartun hingga pemburu ayat-ayat Al-kitab. Teknologi semacam ini ternyata mampu mengangkat potensi unik internet dengan cara yang tidak dilakukan e-mail ataupun situs tradisional. Situasi yang dinamis tersebut tentu rugi jika disia-siakan oleh para pengiklan. Jangan heran ketika iklan televisi sering diabaikan pemirsa, maka dunia online menjadi salah satu alternatif. Tahun ini, istilah video online sudah resmi menjadi “jenis kelamin” para pengiklan di internet.

Video online menjadi semacam laboratorium untuk menemukan cara-cara baru agar produsen tetap terhubung dengan konsumen. Benar bahwa saat ini iklan di internet tidak sebanyak iklan di televisi. Belum saatnya membandingkan nilai finansial keduanya. Belanja iklan melalui video online sampai kini baru mencapai $198 juta, sementara belanja iklan di televisi mencapai $48 miliar. Tapi ini soal proses. Ke depan bukan mustahil angka belanja iklan video online mendominasi belanja iklan. Ini bisa dilihat dari hasil riset yang dilakukan riset eMarketer Inc., yang mengatakan pasar iklan internet berkembang pesat, terutama di kalangan kaum muda, yakni naik 33% menjadi $12,9 miliar pada tahun 2005.

Menurut perusahaan riset comScore Networks Inc., situs mesin pencari mampu menarik 66% pengguna internet yang melakukan pencarian lokal, sementara data Yellow Pages hanya diakses 34% pengguna.

Adalah Yahoo yang memahami pangsa pasar iklan online di negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan negara lain. Kini Yahoo sedang menguji teknologi yang disebut Mindset, sebuah program yang mampu menampilkan grafik yang memberitahu Yahoo apakah pengguna internet sedang mencari produk atau sudah hampir membelinya. Jika calon pembeli obat herbal sedang mencari, maka secara otomatis akan mendapat info tambahan masuk ke link lain yang menginformasikan produk serupa.

Jika pengguna sudah hampir membeli maka akan dihubungkan pada alamat apotek pengiklan obat. Setidaknya ada tiga hal yang membuat internet bisa menjadi alternatif pengiklan. Pertama, kegemaran visual orang di internet selalu tertarik pada tayangan gambar-gambar baru dan unik. Dengan bebas materi iklan bisa didesain sedemikian kreatif, menampilkan sedikit teks dan menonjolkan simbol-simbol penuh pesan dan makna.

Kedua, kenyataan membuktikan bahwa mereka yang gemar surfing di internet memang suka melihat-lihat iklan yang tampil, terutama yang mengandung nilai hiburan dan estetika. Ketiga, biaya pembuatan iklan online sangat mudah dilakukan, sebab banyak orang yang kini cerdas mendesain grafis. Jaringan komunitas di millist biasanya senang mengirim hal-hal yang unik kepada teman-temannya. Dengan sendirinya iklannya tersebar luas secara gratis. Google misalnya, melalui mesin pencarinya Google Inc., secara tidak langsung berhasil mengumpulkan penilaian kolektif jutaan pencipta halaman situs guna menentukan hasil pencarian paling relevan.

Dalam prosesnya, Google membuat sebuah pasar senilai miliaran dolar bagi iklan-iklan terarah, yang menyedot pemasukan iklan majalah dan surat kabar. Langkah-langkah perusahaan tersebut ikut mengguncang industri teknologi lain, termasuk dunia hiburan, penerbitan dan periklanan.

Semiliar manusia yang terhubung ke dunia internet memang potensial bagi pasar iklan di bumi ini. Internet jelas mempunyai pangsa pasar yang tak terbatas. Masalahnya adalah, bagaimana pesan-pesan iklan tersebut bisa sampai dan benar-benar menarik perhatian pemirsa? Dunia internet kita kenal sebagai dunia cepat, pengguna bisa dengan mudah mengabaikan sebuah pesan, kecuali jika pesan tersebut memang yang mereka cari atau tak sengaja didapatkan namun menarik perhatian.

Memasuki kawasan internet kemungkinan besar pasar bisnis berubah dalam waktu cepat dan menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk negara-negara berkembang seperti Indonesia yang kini jumlah pengguna internetnya baru mencapai 16 jutaan. Dalam gelombang bisnis internet (e-business) ini, para pemain online menjual komoditas seperti buku, musik, atau perdagangan saham.

Prospek periklanan di pasar online membuka kesempatan yang lain, baik bagi perusahaan kecil, besar maupun korporasi, termasuk membuka kesempatan para calon konsumen untuk berinteraksi. Iklan online menjadi semacam pasar domestik yang menglobal. Kehadirannya bisa mengancam eksistensi pasar iklan media cetak, bahkan ke depan pasar iklan televisi bisa tersaingi. Namun semuanya ditentukan oleh sedikit-banyaknya pengguna internet. Untuk Indonesia, potensi seperti di atas masih perlu menunggu waktu. Siti Nur Aryani

Mei 26, 2008 Posted by | i t | , | Tinggalkan komentar